Kamis, 29 Maret 2012

Memahami Persaingan Bisnis

Persaingan memang ada di mana saja, sejak kita di bangku sekolah, kita bersaing untuk menjadi juara kelas. Dalam setiap perlombaan/kompetisi kita bersaing untuk menjadi pemenangnya. Begitu juga halnya di dunia bisnis, seluruh perusahaan akan bersaing untuk berhasil menguasai pasar produk yang dijualnya. Untuk memenangkan persaingan kita akan mengerahkan segenap kemampuan dan sumber daya yang kita miliki untuk “berperang” habis-habisan agar bisa memenangkan persaingan. Agar menjadi juara kelas kita akan belajar keras agar bisa menjadi juara kelas, untuk memenangkan perlombaan kita harus rajin latihan keras. Di dunia bisnis kita harus menerapkan strategi yang jitu agar bisa menjadi pemenangnya.

Saya mau tanya (dan tentu dijawab dengan jujur), bagaimana rasanya ketika pertama kali Anda tahu bahwa produk yang Anda jual ternyata produk sejenis dijual juga oleh perusahaan lain? Tentu kita terkejut dan terus terang deh, seketika itu juga pasti muncul perasaan was-was di hati kita kan?, karena kita “takut” omzet penjualan produk kita bakal menurun.

Tapi jelas itu hanya emosi sesaat, setelah kita merenung sebentar dan “cooling down” selanjutnya “akal sehat” kita langsung bekerja. Kemudian kita akan berfikir bahwa kita harus menyadari kenyataan tersebut, dan harus realistis bahwa kita harus menghadapi persaingan tersebut dengan “gentleman”. Biasanya kita akan mengadakan studi kecil untuk mengetahui karakteristik produk pesaing, seperti : kelebihan dan kekurangannya, harga, pola pemasarannya, dan karakteristik penting lainnya. Dari sana kita dapat membuat semacam matrik perbandingan atau yang sering dinamakan benchmarking antara produk kita dengan produk pesaing. Kemudian hasil matrik tersebut dapat kita jadikan untuk mengambil beberapa keputusan penting tentang bagaimana caranya agar bisa “mengalahkan” produk pesaing tersebut.

Sebenarnya bagi saya di sini lah letak serunya persaingan bisnis sesungguhnya, di mana layaknya seperti arena pertandingan, maka kita akan menggunakan berbagai jurus-jurus “sakti dan pamungkas” agar bisa segera “menjatuhkan” lawan. Dalam konteks ini, salah sedikit saja dalam mengambil keputusan bisnis, bisa berakibat merosotnya penjualan produk kita dibanding produk kompetitor, begitu juga sebaliknya. Situasi seperti inilah yang menjadi indikator bisnis kita menang atau kalah dalam persaingan tersebut. Berani bersaing?

Sumber : http://4rd1.wordpress.com/2007/06/22/memahami-persaingan-bisnis/

Rabu, 28 Maret 2012

Syarat Sukses Memenangkan Persaingan Bisnis

Bisnis apapun memiliki peluang yang sama besar untuk menjadi sukses. Yang perlu dipahami adalah untuk memulai sebuah bisnis, Anda harus punya keberanian untuk gagal dan tetap kuat untuk bertahan di dalamnya. Seperti ungkapan Napoleon Bonaparte, “Saya tidak pernah khawatir tentang apa yang akan saya lakukan untuk memenangkan pertarungan, tetapi saya selalu tahu persis apa yang saya lakukan ketika saya kalah dalam pertarungan.”

Berikut ini adalah beberapa syarat untuk menjalankan bisnis dengan tepat dan memenangkan persaingan:

1. Be the first
Sebagai yang pertama dalam menjalankan suatu bisnis, Anda punya peluang sukses lebih besar. Menjadi yang pertama membuat Anda dikenal lebih awal dan dianggap sebagai pelopor. Sebuah kategori produk/ jasa yang benar-benar baru menjadikan Anda pemain tunggal di kategori tersebut dan tidak perlu berkompetisi dengan pebisnis yang lain. Pasar hanya perlu diedukasi tentang manfaat dan fitur produk/ jasa yang Anda tawarkan, jika produk tersebut memang memberikan solusi bagi konsumen. Setelah itu, tinggal menunggu waktu untuk melihat bisnis Anda menggelinding seperti bola salju meraih kesuksesan. Keberanian berspekulasi menjadi yang penting.

2. Be the different
Peta persaingan bisnis saat ini seperti perang yang berdarah-darah. Kompetisi sangat keras, dan akan melindas pemain yang tidak bisa bersaing. Karena itulah, Anda harus bersaing dengan menyediakan produk yang memiliki keunggulan. Keunggulan inilah yang membedakan Anda dengan kompetitor. Produk Anda akan langsung dikenal konsumen karena perbedaan tersebut. Hindari penggunaan faktor harga sebagai pembeda produk Anda. Sebaliknya, carilah faktor unik lain dari produk Anda.

3. Be the best
Tidak mudah menjadi yang terbaik di segala bidang. Carilah satu kualitas yang bisa Anda kerjakan dengan sangat baik sehingga karena kualitas tersebut, bisnis Anda menjadi yang paling baik daripada para kompetitor. Anda cukup menjadi yang terbaik di satu kualitas, tidak perlu berambisi menjadi terbaik di segala hal. Dengan satu kualitas itulah, bisnis Anda akan bisa dilirik oleh para konsumen. Tentu akan sulit bagi para konsumen menolak tawaran Anda, karena mereka tidak akan mendapatkan kualitas tersebut dari kompetitor yang lain.

Mulailah bersungguh-sungguh dalam kehidupan, bersungguh-sungguh dalam segala sesuatu, karena sukses hanya akan datang kepada mereka yang selalu bersungguh-sungguh. Dan bersungguh-sungguh merupakan kata kunci dalam meraih kehidupan indah nan bahagia, karena seluruh perjalanan hari-hari kita selalu dihiasi oleh sukses yang tiada akhir.

Sumber : www.suaramedia.com

Senin, 26 Maret 2012

9 Kiat Sukses Wirausaha ala Mooryati Soedibyo

INGIN merasa mandiri finansial dan merdeka secara waktu? Ukir saja karier sebagai entrepreneurship. Selain fulus mengalir, Anda pun turut memberdayakan lingkungan dengan terciptanya lapangan kerja yang mampu menyerap sumber daya masyarakat sekitar.

Banyak orang merasa rendah diri dan tidak berani maju menjadi entrepreneur karena merasa tidak berbakat. Padahal, entrepreneurship bukanlah menyoal bakat karena dapat dipelajari dan dilatih. Khususnya wanita yang dianugerahi emotional quotation (EQ) atau kekuatan kesadaran (passion) dan impian untuk pantang menyerah berjuang guna meraih cita-citanya.

Namun, tentunya tidak hanya faktor itu saja yang mesti dikedepankan. DR BRA Mooryati Soedibyo memaparkan sembilan kiat yang didasarkan pada filosofi Jawa berikut ini.

Toto
Yakni seseorang tersebut mesti memiliki kemampuan untuk menata diri dan juga orang lain. Sikap ini sangat diperlukan karena terjun sebagai entrepreneurship adalah mengukir karier sebagai pemimpin, baik pada diri sendiri maupun orang lain yang kelak menjadi anak buahnya.

Titi (akurat)
Seorang entrepreneur diharapkan memiliki keakuratan sehingga dapat menjalani bisnis dengan lancar.

Titis (mengena)
Setiap jiwa tentu memiliki tujuan tertentu, begitupun dengan entrepreneur. Untuk menjadi pebisnis yang sukses, dia pun mesti menancapkan tujuan dengan jelas dan dibarengi dengan sebuah tindakan nyata.

Tatak (berani)
Seorang entrepreneur harus berani bersikap, berani bertanggung jawab, dan berani menerabas segala risiko. Jadi, kesampingkan rasa takut ataupun cemas akan sebuah kegagalan. Dengan bersikap berani, Anda dapat leluasa memainkan peran yang membantu kelancaran bisnis Anda.

Tatas (efektif)
Berpikir dan bertindaklah secara efektif. Orang yang berbuat dengan satu pemikiran yang kuat akan berhasil.

Tetep (konsisten)
Dunia bisnis penuh dengan gejolak, namun Anda perlu konsisten dengan passion bisnis yang Anda pilih. Meski terkadang pasang surut alias fluktuatif, tapi Anda tetap bertahan dengan “passion” Anda tersebut dan tidak mudah dipengaruhi atau terombang ambing orang lain.

Tanggap (responsif)
Pebisnis sukses meski memiliki jiwa yang responsif alias tanggap dengan peluang yang ada di depan mata. Ketika Anda menemukan sebuah peluang, maka segera eksekusi peluang tersebut menjadi sebuah celah rejeki yang bisa diberdayakan.

Teguh
Jiwa pebisnis mesti kokoh dan tidak boleh diombang ambing, teguh dalam mengambil keputusan dan harus pantang menyerah serta mampu mengubah kekurangan menjadi sebuah keistimewaan yang berdaya saing.

Trengginas
Seoramg entrepreneurship harus tampil aktif, terampil dan serba bisa mulai dari menciptakan ide, memproduksi hingga mempromosikannya. Dia tidak pernah lelah berkarya dan selalu mengisi waktu dengan berbagai aktivitas.

Dikutip dari http://lifestyle.okezone.com/

Minggu, 25 Maret 2012

8 Kiat Menjadi Usahawan Yang Sukses

1. Kenali Impian Anda
Semua kemudahan dari fasilitas yang kita gunakan saat ini dulunya hanyalah sebuah impian dari orang-orang yang telah menemukan dan menciptakannya. Orang-orang ini mengenali mimpi mereka dan percaya bahwa mimpi-mimpi ini bisa diwujudkan.
“Orang dengan ide baru adalah orang aneh sampai ide tersebut berhasil”. Demikian sebuah ungkapan. Dan orang-orang yang sekarang wujud impiannya sedang kita gunakan, telah rela dianggap aneh dan bahkan dianggap gila.

Karena barangkali bagi mereka, hidup mengejar impian dan menjadi orang seperti yang mereka sendiri inginkan, jauh lebih mulia dan bahagia daripada menjadi orang dan menjalani kehidupan seperti yang orang lain harapkan dan tentukan

2. Ambil Langkah Pertama
Banyak impian hanyalah tinggal impian jika tidak ada tindakan yang diambil untuk membuat impian tersebut terwujud.
Langkah pertama yang paling tepat untuk memulai adalah dengan mengumpulkan informasi yang cukup untuk membuka jalan ke arah impian kita. Namun di era informasi saat ini, sangat mudah untuk terjebak dalam informasi yang salah. Bahkan tidak jarang tersesat dalam belantara informasi.
Terlebih sebagai manuasia kita mudah sekali tergoda pada hal-hal yang kelihatannya serba mudah dan instan.
Karena itu motto kami adalah “Internet Bagaikan Hutan Belantara Yang Tanpa Batas Jadi Pastikan Anda Menginvestasikan Waktu Dan Energi Anda Hanya Pada Yang Memberikan Nilai Kembalian Yang Paling Tinggi Untuk Anda”.

3. Bersedia Belajar
Saat ini banyak sekali orang yang menjadi penganggur berpindidikan. Kenapa? Karena pendidikan saja tidak cukup. Selain berpendidikan kita juga harus memiliki ketrampilan. Telah sangat banyak contoh di dunia ini dimana orang justru menjadi sukses bukan karena pendidikannya tapi karena ketrampilannya.
Karena itu jangan sungkan untuk belajar ketrampilan-ketrampilan baru yang akan semakin mendekatkan anda dengan impian anda. Mungkin tidak akan ada tepuk tangan, pakaian toga atau sertifikat ketika anda telah menguasai ketrampilan bisnis anda. Tapi semua orang tahu, dalam bisnis indikator sukses bukan nilai akademis, tapi nilai saldo.
Namun demikian, jangan jadikan uang sebagai tujuan utama. Karena ketika kita semakin layak untuk menjadi sukses, uang akan mengikuti dengan sendirinya.

4. Ciptakan Sebuah Sistem
Agar mudah mengevaluasi perkembangan bisnis anda. Ciptakan sebuah sistem. Standard Operating Procedure (SOP). Prosedur mengoperasikan televisi paling sederhana misalnya; sambungkan TV ke sumber listrik, tekan tombol power. Jika televisi tidak menyala berarti kemungkinan masalah hanya dua, kalau bukan pada sumber listriknya yang kosong berarti power TV tersebut yang rusak.
Hampir semua intansi dan korporasi besar memiliki SOP untuk mengatur bisnis mereka. SOPlah yang membuat KFC, McDonald, Pizza Hut, Coca-Cola, Pepsi cita rasanya tetap sama di belahan dunia manapun dia dijual.
Di eCerdas, WFD System adalah SOP yang dibuat agar jerih payah yang telah dilakukan untuk megembangkan jaringan tidak perlu lagi dilakukan berulang-ulang.

5. Kembangkan Jaringan
Bisnis tanpa jaringan hanya menjadi bisnis lokal. Dan tidak ada bisnis yang sukses besar tanpa membangun jaringan. Ada orang yang sukses karena jaringan bisnis restorannya, jaringan bisnis real estatenya, jaringan bisnis baksonya dan lain-lain.
Ketika bisnis online hadir, membangun jaringan menjadi lebih mudah. Tidak perlu tanah, gedung dan karyawan. Mengawasinyapun menjadi lebih mudah, tidak perlu pergi-pergi ke luar kota, tidak perlu menstok barang, dijalankan tanpa terikat waktu dan tempat.
Saat ini, siapa yang paling luas dan berkualitas jaringan yang dimilikinya, maka akan semakin sukses dia. Membangun jaringan yang tidak sekedar luas tapi juga berkualiatas adalah salah satu ketrampilan yang paling dibanggakan dan diandalkan oleh entreprenuer manapun.

6. Pengorbanan
Investasi adalah bahasa lain dari pengorbanan. Dimana saat berinvestasi kita rela berkorban untuk tidak membelajakan uang yang kita miliki saat ini demi harapan akan perkembangan hasilnya di masa depan. Demikian juga dalam investasi waktu dan energi.
Tapi sayangnya, sangat jarang orang yang rela berkorban, orang yang bersedia menunda kesenangannya saat ini demi kesenangan yang jauh lebih besar di hari esok hanya karena terbayang-bayang akan resikonya.
Padahal jika pengorbanan itu memang dibutuhkan dalam meraih impiannya, maka kita akan menjalankannya dengan suka cita. Halangan apapun adalah tantangan untuk menjadi lebih kuat, lebih cerdas, lebih berpengalaman dan tentunya untuk menjadi lebih sukses…

7. Konsisten
Ada saat dalam menjalankan bisnis seakan-akan mendadak menjadi buntu. Cahaya gairah yang tadinya terang-benderang tiba-tiba meredup. Baik karena suatu alasan atau bahkan tidak diketahui alasannya kenapa.
Banyak calon-calon bintang berguguran pada fase ini, ketika komitmen mereka diuji, ketika daya tahan fisik dan mentalnya diuji, mereka kalah. Sehingga mereka tidak layak melihat impian mereka menjadi nyata. Yang paling menyedihkan kebanyakan mundur justru ketika impian telah tinggal sejangkauan lagi. “Saat paling gelap di malam hari adalah saat menjelang fajar”, demikian sebuah ungkapan bijak.
Jika langkah anda mulai tersandung, ingatlah kembali impian anda. Bayangkan bagaimana kesengsaraan yang akan anda alami jika impian anda tidak tercapai.

8. Impian Menjadi Nyata
Kini semua perjuangan yang dilakukan untuk meraih impian telah tercapai. Jika ada tetes air mata dan luka di masa lalu, kini menjadi kenangan dan kisah yang manis dan menjadi motivator bagi generasi bintang berikutnya.
Betapa bahagianya menjadi orang seperti yang kita inginkan. Betapa bahagianya dapat menjalani kehidupan sesusai dengan pilihan sendiri. Betapa bahagianya mengetahui bahwa kebahagiaan ini buah dari perjuangan sendiri. Dan yang paling membahagiakan adalah sekarang kita dapat membagi kebahagiaan ini kepada keluarga, orang-orang yang kita cintai, sahabat dan lingkungan kita…
Dan sekarang kita juga sadar bahwa ketika kita bermimpi meraih bintang, dan kita benar-benar telah berjuang untuk mewujudkannya, walau mungkin nanti bintang itu tidak teraih, tapi kita tidak akan sekedar mendapatkan lumpur.

Semoga Bermanfaat.

Sumber : http://adesyams.blogspot.com/2009/04/kiat-menjadi-usahawan-yang-sukses-part1.html

Rabu, 21 Maret 2012

Masalah Pokok Dalam Etika Bisnis

Andaikan anda adalah seorang direktur teknik yang harus menerapkan teknologi baru. Anda tahu teknologi ini diperlukan dapat meningkatkan efisiensi industri, namun pada saat yang sama juga membuat banyak pegawai yang setia akan kehilangan pekerjaan, karena teknologi ini hanya memerlukan sedikit tenaga kerja saja. Bagaimana sikap anda? Dilema moral ini menunjukkan bahwa masalah etika juga meliputi kehidupan bisnis. Perusahaan dituntut untuk menetapkan patokan etika yang dapat diserap oleh masyarakat dalam pengambilan keputusannya. Sedangkan di pihak lain, banyak masyarakat menganggap etika itu hanya demi kepentingan perusahaan sendiri. Tantangan yang dihadapi serta kesadaran akan keterbatasan perusahaan dalam memperkirakan dan mengendalikan setiap keputusannya membuat perusahaan semakin sadar tentang tantangan etika yang harus dihadapi.

INOVASI, PERUBAHAN DAN LAPANGAN KERJA
Aspek bisnis yang paling menimbulkan pertanyaan menyangkut etika adalah inovasi dan perubahan. Sering terjadi tekanan untuk berubah membuat perusahaan atau masyarakat tidak mempunyai pilihan lain. Perusahaan harus menanam modal pada mesin dan pabrik baru yang biasanya menimbulkan masalah karena ketidakcocokan antara keahlian tenaga kerja yang dimiliki dan yang dibutuhkan oleh teknologi baru. Sedangkan perusahaan yang mencoba menolak perubahan teknologi biasanya menghadapi ancaman yang cukup besar sehingga memperkuat alasan perlunya melakukan perubahan. Keuntungan ekonomis dari inovasi dan perubahan biasanya digunakan sebagai pembenaran yang utama.

Sayangnya biaya sosial dari perubahan jarang dibayar oleh para promotor inovasi. Biaya tersebut berupa hilangnya pekerjaan, perubahan dalam masyarakat, perekonomian, dan lingkungan. Biaya-biaya ini tak mudah diukur. Tantangan sosial yang paling mendasar berasal dari masyarakat yang berdiri di luar proses. Dampak teknologi baru bukan mustahil tak dapat diprediksi. Kewaspadaan dan keterbukaan yang berkesinambungan merupakan tindakan yang penting dalam usaha perusahaan memenuhi kewajibannya.

Dampak inovasi dan perubahan terhadap tenaga kerja menimbulkan banyak masalah dibanding aspek pembangunan lainnya. Banyak pegawai menganggap inovasi mengecilkan kemampuan mereka. Hal ini mengubah kondisi pekerjaan serta sangat mengurangi kepuasan kerja. Perusahaan mempunyai tanggung jawab yang lebih besar untuk menyediakan lapangan kerja dan menciptakan tenaga kerja yang mampu bekerja dalam masa perubahan. Termasuk di dalamnya adalah mendukung, melatih, dan mengadakan sumber daya untuk menjamin orang-orang yang belum bekerja memiliki keahlian dan dapat bersaing untuk menghadapi dan mempercepat perubahan.

PASAR DAN PEMASARAN
Monopoli adalah contoh yang paling ekstrem dari distorsi dalam pasar. Ada banyak alasan untuk melakukan konsentrasi industri, misal, meningkatkan kemampuan berkompetisi, memudahkan permodalan, hingga semboyan “yang terkuat adalah yang menang”. Penyalahgunaan kekuatan pasar melalui monopoli merupakan perhatian klasik terhadap bagaimana pasar dan pemasaran dilaksanakan. Kecenderungan untuk berkonsentrasi dan kekuatan nyata dari perusahaan raksasa harus dilihat secara hati-hati.

Banyak kritik diajukan pada aspek pemasaran, misal, penyalahgunaan kekuatan pembeli, promosi barang yang berbahaya, menyatakan nilai yang masih diragukan, atau penyalahgunaan spesifik lain, seperti iklan yang berdampak buruk bagi anak-anak. Diperlukan kelompok penekan untuk mengkritik tingkah laku perusahaan. Negara pun dapat menentukan persyaratan dan standar.

PENGURUS DAN GAJI DIREKSI
Unsur kepengurusan adalah bagian penting dari agenda kebijaksanaan perusahaan karena merupakan kewajiban yang nyata dalam bertanggungjawab terhadap barang dan dana orang lain. Perusahaan wajib melaksanakan pengurusan manajemen dengan tekun atas semua harta yang dipertanggungjawabkan pada pemberi tugas. Tugas terutama berada pada pundak direksi yang diharapkan bertindak loyal, dapat dipercaya, serta ahli dalam menjalankan tugasnya. Mereka tidak boleh menyalahgunakan posisinya. Mereka bertanggung jawab pada perusahaan juga undang-undang. Dalam hal ini auditing memegang peranan penting dalam mempertahankan stabilitas antara kebutuhan manajer untuk menjalankan tugasnya dan hak pemegang saham untuk mengetahui apa yang sedang dikerjakan para manajer. Perdebatan mengenai gaji direksi terjadi karena adanya ketidakadilan dalam proses penentuannya, ruang gerak yang dimungkinkan bagi direksi, kurang jelasnya hubungan antara kinerja organisasi dan penggajian, paket-paket tambahan tersembunyi dan kelemahan dalam pengawasan. Tampaknya gaji para direksi meningkat, sementara tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata cenderung menurun, dan nilai saham berfluktuasi. Hal ini menimbulkan kritik dan kesadaran untuk menyoroti kenaikan gaji para eksekutif senior. Informasi dan pembatasan eksternal merupakan unsur penting dalam upaya menyelesaikan penyalahgunaan yang terjadi.

TANTANGAN MULTINASIONAL
Sering terjadi, perusahaan internasional mengambil tindakan yang tak dapat diterima secara lokal. Banyak pertanyaan mendasar bagi perusahaan multinasional, seperti kemungkinan masuknya nilai moral budaya ke budaya masyarakat lain, atau kemungkinan perusahaan mengkesploitasi lubang-lubang perundang-undangan dalam sebuah negara demi kepentingan mereka. Dalam prakteknya, perusahaan internasional mempengaruhi perkembangan ekonomi sosial masyarakat suatu negara. Mereka dapat mensukseskan aspirasi negara atau justru malah membuat frustasi dengan menghambat tujuan nasional. Hal ini meningkatkan kewajiban bagi perorangan maupun industri untuk melaksanakan aturan kode etik secara internal maupun eksternal.

Sumber : http://indosdm.com/

Selasa, 20 Maret 2012

Moralitas dan Etika Bisnis

Menurut kamus, istilah etika memiliki beragam makna berbeda. Salah satu maknanya adalah “prinsip tingkah laku yang mengatur individu dan kelompok”. Makna kedua menurut kamus – lebih penting – etika adalah “kajian moralitas”. Tapi meskipun etika berkaitan dengan moralitas, namun tidak sama persis dengan moralitas. Etika adalah semacam penelaahan, baik aktivitas penelaahan maupun hasil penelaahan itu sendiri, sedangkan moralitas merupakan subjek.

A. Moralitas
Moralitas adalah pedoman yang dimiliki individu atau kelompok mengenai apa itu benar dan salah, atau baik dan jahat. Pedoman moral mencakup norma-norma yang kita miliki mengenai jenis-jenis tindakan yang kita yakini benar atau salah secara moral, dan nilai-nilai yang kita terapkan pada objek-objek yang kita yakini secara moral baik atau secara moral buruk. Norma moral seperti “selalu katakan kebenaran”, “membunuh orang tak berdosa itu salah”. Nilai-nilai moral biasanya diekspresikan sebagai pernyataan yang mendeskripsikan objek-objek atau ciri-ciri objek yang bernilai, semacam “kejujuran itu baik” dan “ketidakadilan itu buruk”. Standar moral pertama kali terserap ketika masa kanak-kanak dari keluarga, teman, pengaruh kemasyarakatan seperti gereja, sekolah, televisi, majalah, music dan perkumpulan.

Hakekat standar moral :
1. Standar moral berkaitan dengan persoalan yang kita anggap akan merugikan secara serius atau benar-benar akan menguntungkan manusia.
2. Standar moral tidak dapat ditetapkan atau diubah oleh keputusan dewan otoritatif tertentu.
3. Standar moral harus lebih diutamakan daripada nilai lain termasuk (khususnya) kepentingan diri.
4. Standar moral berdasarkan pada pertimbangan yang tidak memihak.
5. Standar moral diasosiasikan dengan emosi tertentu dan kosa kata tertentu.
6. Standar moral, dengan demikian, merupakan standar yang berkaitan dengan persoalan yang kita anggap mempunyai konsekuensi serius, didasarkan pada penalaran yang baik bukan otoritas, melampaui kepentingan diri, didasarkan pada pertimbangan yang tidak memihak, dan yang pelanggarannya diasosiasikan dengan perasaan bersalah dan malu dan dengan emosi dan kosa kata tertentu.

B. Etika
Etika merupakan ilmu yang mendalami standar moral perorangan dan standar moral masyarakat. Ia mempertanyakan bagaimana standar-standar diaplikasikan dalam kehidupan kita dan apakah standar itu masuk akal atau tidak masuk akal – standar, yaitu apakah didukung dengan penalaran yang bagus atau jelek.

Etika merupakan penelaahan standar moral, proses pemeriksaan standar moral orang atau masyarakat untuk menentukan apakah standar tersebut masuk akal atau tidak untuk diterapkan dalam situasi dan permasalahan konkrit. Tujuan akhir standar moral adalah mengembangkan bangunan standar moral yang kita rasa masuk akal untuk dianut.

Etika merupakan studi standar moral yang tujuan eksplisitnya adalah menentukan standar yang benar atau yang didukung oleh penalaran yang baik, dan dengan demikian etika mencoba mencapai kesimpulan tentang moral yang benar benar dan salah, dan moral yang baik dan jahat.

C. Etika Bisnis
Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.

Etika bisnis merupakan studi standar formal dan bagaimana standar itu diterapkan ke dalam system dan organisasi yang digunakan masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa dan diterapkan kepada orang-orang yang ada di dalam organisasi.

D. Penerapan Etika pada Organisasi Perusahaan
Dapatkan pengertian moral seperti tanggung jawab, perbuatan yang salah dan kewajiban diterapkan terhadap kelompok seperti perusahaan, ataukah pada orang (individu) sebagai perilaku moral yang nyata?

Ada dua pandangan yang muncul atas masalah ini :

* Ekstrem pertama, adalah pandangan yang berpendapat bahwa, karena aturan yang mengikat, organisasi memperbolehkan kita untuk mengatakan bahwa perusahaan bertindak seperti individu dan memiliki tujuan yang disengaja atas apa yang mereka lakukan, kita dapat mengatakan mereka bertanggung jawab secara moral untuk tindakan mereka dan bahwa tindakan mereka adalah bermoral atau tidak bermoral dalam pengertian yang sama yang dilakukan manusia.

* Ekstrem kedua, adalah pandangan filsuf yang berpendirian bahwa tidak masuk akal berpikir bahwa organisasi bisnis secara moral bertanggung jawab karena ia gagal mengikuti standar moral atau mengatakan bahwa organisasi memiliki kewajiban moral. Organisasi bisnis sama seperti mesin yang anggotanya harus secara membabi buta mentaati peraturan formal yang tidak ada kaitannya dengan moralitas. Akibatnya, lebih tidak masuk akal untuk menganggap organisasi bertanggung jawab secara moral karena ia gagal mengikuti standar moral daripada mengkritik organisasi seperti mesin yang gagal bertindak secara moral.

Karena itu, tindakan perusahaan berasal dari pilihan dan tindakan individu manusia, indivdu-individulah yang harus dipandang sebagai penjaga utama kewajiban moral dan tanggung jawab moral : individu manusia bertanggung jawab atas apa yang dilakukan perusahaan karena tindakan perusahaan secara keseluruhan mengalir dari pilihan dan perilaku mereka. Jika perusahaan bertindak keliru, kekeliruan itu disebabkan oleh pilihan tindakan yang dilakukan oleh individu dalam perusahaan itu, jika perusahaan bertindak secara moral, hal itu disebabkan oleh pilihan individu dalam perusahaan bertindak secara bermoral.

E. Globalisasi, Perusahaan Multinasional dan Etika Bisnis
Globalisasi adalah proses yang meliputi seluruh dunia dan menyebabkan system ekonomi serta sosial negara-negara menjadi terhubung bersama, termasuk didalamnya barangbarang, jasa, modal, pengetahuan, dan peninggalan budaya yang diperdagangkan dan saling berpindah dari satu negara ke negara lain. Proses ini mempunyai beberapa komponen, termasuk didalamnya penurunan rintangan perdagangan dan munculnya pasar terbuka dunia, kreasi komunikasi global dan system transportasi seperti internet dan pelayaran global, perkembangan organisasi perdagangan dunia (WTO), bank dunia, IMF, dan lain sebagainya.

Perusahaan multinasional adalah inti dari proses globalisasi dan bertanggung jawab dalam transaksi internasional yang terjadi dewasa ini. Perusahaan multinasional adalah perusahaan yang bergerak di bidang yang menghasilkan pemasaran, jasa atau operasi administrasi di beberapa negara. Perusahaan multinasional adalah perusahaan yang melakukan kegiatan produksi, pemasaran, jasa dan beroperasi di banyak negara yang berbeda.

Karena perusahaan multinasional ini beroperasi di banyak negara dengan ragam budaya dan standar yang berbeda, banyak klaim yang menyatakan bahwa beberapa perusahaan melanggar norma dan standar yang seharusnya tidak mereka lakukan.

F. Etika Bisnis dan Perbedaan Budaya
Relativisme etis adalah teori bahwa, karena masyarakat yang berbeda memiliki keyakinan etis yang berbeda. Apakah tindakan secara moral benar atau salah, tergantung kepada pandangan masyarakat itu. Dengan kata lain, relativisme moral adalah pandangan bahwa tidak ada standar etis yang secara absolute benar dan yang diterapkan atau harus diterapkan terhadap perusahaan atau orang dari semua masyarakat.

Dalam penalaran moral seseorang, dia harus selalu mengikuti standar moral yang berlaku dalam masyarakat manapun dimana dia berada. Pandangan lain dari kritikus relativisme etis yang berpendapat, bahwa ada standar moral tertentu yang harus diterima oleh anggota masyarakat manapun jika masyarakat itu akan terus berlangsung dan jika anggotanya ingin berinteraksi secara efektif.

Relativisme etis mengingatkan kita bahwa masyarakat yang berbeda memiliki keyakinan moral yang berbeda, dan kita hendaknya tidak secara sederhana mengabaikan keyakinan moral kebudayaan lain ketika mereka tidak sesuai dengan standar moral kita.

G. Teknologi dan Etika Bisnis
Teknologi yang berkembang di akhir dekade abad ke-20 mentransformasi masyarakat dan bisnis, dan menciptakan potensi problem etis baru. Yang paling mencolok adalah revolusi dalam bioteknologi dan teknologi informasi. Teknologi menyebabkan beberapa perubahan radikal, seperti globalisasi yang berkembang pesat dan hilangnya jarak, kemampuan menemukan bentuk-bentuk kehidupan baru yang keuntungan dan resikonya tidak terprediksi. Dengan perubahan cepat ini, organisasi bisnis berhadapan dengan setumpuk persoalan etis baru yang menarik.

Sumber : http://adesyams.blogspot.com/2009/09/tentang-etika-bisnis.html

Senin, 19 Maret 2012

Menjalankan Sistem Pemasaran Bisnis Dengan Online

Apa Anda tahu tentang bisnis Anda?

Jika Anda baru menjalankan bisnis, dan telah bekerja pada pekerjaan keseluruhan mungkin kesemuanya sekalian, semangat besar dalam menjalankan bisnis untuk berpikir yang first think think first. Namun, tidak perlu menjadi beban bagi seorang pemula untuk mencari tahu di mana bagaimana untuk memulai bisnis.

Sebelum Anda memulai, harus tahu apa saja dan siapa yang harus dilibatkan dalam bisnis, sebelum Anda memulai bisnis Anda. Saya yakin akan ada penyesalan di kemudian jika anda belum tau apa dan siapa yang harus terlibat dan anda tetap memulai bisnis anda. Sangat penting untuk bersikap realistis.

Mulai Pemasaran Bisnis Anda dari A sampai Z
Menurut Anda apa yang diperlukan untuk menjadi sukses dalam pemasaran ini topik lain Anda harus mempertimbangkan, dalam bisnis apapun tapi kami akan memberi Anda ide tentang apa yang diperlukan dengan singkat. Tombak pertama adalah apa yang Anda ingin capai dalam strategi pemasaran Anda untuk bisnis Anda?

Sekali lagi, izinkan saya menekankan kembali bahwa online adalah alat sumber daya yang baik untuk mengetahui informasi yang Anda butuhkan. Hal ini juga penting untuk disertakan dalam rencana bisnis Anda. Selain itu, akan menjadi ide yang baik untuk membaca buku atau mengambil kursus tentang subjek di perguruan tinggi atau universitas tergantung pada anggaran Anda. Sekali lagi, pemasaran dan ide meneliti pesaing Anda adalah ide yang baik. Mengapa penelitian? Riset dapat memberi Anda wawasan tentang bisnis Anda. Ini merupakan langkah penting bahwa bisnis banyak yang tidak memiliki persamaan dalam memulai bisnis. Inilah yang menyebabkan banyak bisnis online gagal.

Mengapa, karena mereka tidak memiliki informasi dan peralatan yang diperlukan untuk berhasil sehingga mereka akhirnya bangkrut. Mereka juga tidak memiliki petunjuk tentang pesaing atau pasar. Ini adalah kesalahan fatal yang banyak pelaku bisnis online tidak mengerti. Mereka tidak memiliki konsep apa yang harus dilakukan online untuk mendapatkan nama mereka di Internet. Apa jenis pemasaran?

Bagaimana dengan pemasaran?
1. Forums
2. Adwords
3. E-mail
4. Business kartu
5. Clasifikasi iklan

Mari kita menjelaskan secara singkat bentuk-bentuk pemasaran ...
1. Forum
Forum adalah cara terbaik untuk membangun lalu lintas ke Anda ke website Anda. Juga, cara yang bagus untuk mencapai peringkat yang lebih tinggi dalam mesin pencari. Search engine menerima anda karena forum memberikan Anda lebih banyak link dan memberi mereka banyak link ke jaringan situs Anda. Pastikan untuk mengetahui aturannya sebelum Anda posting, atau Anda bisa dilarang dicekal dari situs. Jadi harus tahu tentang aturan posting di situs web mereka. Pastikan untuk membaca semua posting, sebelum Anda posting subjek yang sedang dibahas. Tetap di topik. Jangan posting iklan! Posting minimal 5 posting per hari jika mungkin. Pastikan informasi Anda berguna, berwawasan dan pemikiran yang sebelum posting pesan ke forum.

2. Adwords
Adwords seperti Google adwords adalah metode lain pemasaran yang sangat baik untuk mendapatkan lalu lintas ke situs Web Anda. Ini bentuk pemasaran, tidak diserahkan kepada kesempatan. Anda perlu tahu apa yang Anda lakukan, untuk melakukannya secara efektif. Ini adalah di mana pengetahuan adalah kekuatan. Follow-up pengetahuan Anda pada subjek dengan mengambil kursus online atau melakukan penelitian pada subjek, sebelum memulai kampanye adwords. Jangan terburu-buru, terlalu berisiko & cukup mahal, jadi cerdaslah.

3. E-mail
E-mail adalah media pemasaran revolusioner, yang dapat menjadi cara yang murah cepat untuk mendapatkan promosi pengunjung web Anda, yang merupakan prospek anda kemudian. Anda dapat berbicara dengan ratusan atau bahkan ribuan dalam hitungan detik menggunakan autoresponder. Anda juga dapat mengirim satu pesan, dalam sekejap mata. Bahkan lebih baik Anda dapat terus membangun daftar email Anda dari waktu ke waktu.

Namun, Anda harus memilih kata-kata dengan hati-hati ketika datang ke baris subjek & ketika datang reply ke e-mail Anda sendiri. Jika terlalu banyak seperti iklan, ini akan menjauhkan prospek anda kedepan. Sebaliknya pesan Anda, tidak harus fokus pada hanya membuat penjualan. Ini harus fokus pada membangun hubungan dengan prospek.

Peringatan! HARAP DON "T SPAM!
Ini adalah satu hal yang tidak ingin anda lakukan, adalah mengirim e-mail ke orang yang tidak menghubungi Anda, atau tidak harus pernah mengirim e-mail kepada seseorang yang tidak meminta! Jika Anda melakukannya, paling-paling, mereka akan menghapus pesan Anda. Jika mereka benar-benar kesal mereka akan meneruskan pesan Anda ke ISP Anda dan koneksi anda di banned dan bahkan bisa diteruskan kepada pihak yang berwenang!

Jika itu terjadi, Anda dapat kehilangan koneksi Internet Anda dan mendapat gugatan. SO JANGAN DO IT! Lebih baik untuk tidak bahkan tidak mencoba memulai. Hal ini tidak baik bagi kredibilitas bisnis Anda pula.

4. Bisnis Kartu
Kartu bisnis cara yang mengagumkan untuk memperkenalkan Anda dan bisnis Anda untuk orang yang Anda temui. Juga untuk prospek potensial Anda berbicara secara khusus tentang bisnis Anda dimana saja. Anda dapat mengirim melalui email atau meninggalkan mereka di setiap tempat umum.

Pada restoran misalnya, atau di toko, tempat parkir, atau di mal dan di pertemuan-pertemuan. Jadilah kreatif. Berhati-hatilah untuk tidak memberi orang kesan bahwa Anda hanya mencoba menjual bisnis anda pada mereka. Pastikan untuk bergaul dengan orang yang Anda temui. Pastikan Anda memberikan pesan kepada mereka bahwa Anda ada untuk mereka, untuk menjadi solusi untuk masalah mereka. Bahwa bisnis Anda adalah solusi yang mereka butuhkan untuk membuat hidup mereka lebih baik. Kemudian, menjadi teman bagi mereka.

5. Iklan Baris
Iklan Baris adalah cara lain, untuk mendapatkan pesan Anda kepada massa. Selain itu, Anda dapat memposting iklan Anda ke ribuan website di seluruh dunia! Jadilah selektif pada situs iklan baris. Orang-orang yang mengatakan mereka bisa mengirimkan iklan baris Anda ke ribuan website bisa menjadi jebakan untuk mengirimkan spam. Jadi, pastikan mereka memiliki kebijakan terhadap spam. Jadi kesimpulannya dari masalah ini, berhati-hatilah!

Namun, jika dilakukan dengan benar Anda bisa mendapatkan iklan anda ke banyak situs dalam waktu singkat. Ini adalah sesuatu yang Anda harus tahu tentang membuat iklan. Hal ini juga sebuah seni. Dimana penelitian pasar sangat membantu. Saran saya kepada Anda adalah lihat ke berbagai situs iklan baris dan melihat beberapa iklan yang berbeda untuk mendapatkan perasaan tentang bagaimana iklan mereka dipostingkan.

Yang terbaik kami menyarankan adalah, bahwa, ketika Anda memasang iklan anda, bahwa Anda harus posting minimal 7 minggu tanpa perubahan. Mengapa? Karena beberapa orang tidak akan menanggapi iklan Anda segera. Beberapa mungkin telah melihat iklan Anda lebih dari sekali sebelum mereka bertindak. Beberapa mungkin harus berpikir posisi bisnis Anda di atas, sebelum mereka memutuskan untuk merespon.

Pesan iklan harus tajam & jelas, dan bahwa konsistensi, kesabaran, ketekunan adalah aturan praktis ketika dilihat makna tersurat maupun tersirat pada bentuk iklan. Anda harus fleksibel, karena iklan yang sama yang mendapat hasil yang baik disuatu tempat dan mungkin mendapatkan hasil yang sama ketika berada di tempat lain atau bahkan di tempat yang sama di lain waktu. Beradaptasi untuk mengikuti tren pemasaran. Karena Internet terus berkembang dan berubah.

Jangan dilewatkan?
Sekarang bahwa Anda memiliki beberapa informasi dan alat pemasaran dan wawasan pengetahuan yang Anda butuhkan untuk memulai. Anda akan perlu sebuah website untuk memulai. Kemudian Anda akan perlu untuk mendaftarkan nama domain Anda. Dan otomatis mendapatkan autoresponder.

Namun, jika Anda seorang pemula, memungkinkan profil anda orang yang memulai bisnis untuk pertama kali. Saran saya adalah untuk menemukan sebuah sistem pemasaran online yang memiliki semua alat tersebut sudah ada diatur untuk Anda.

Yang harus Anda lakukan adalah menemukan yang tepat yang sesuai dengan Anda dan kebutuhan Anda dan kemampuan anda. Yang terbaik adalah sistem pemasaran yang bebas. Yang Anda pilih, adalah sistem pemasaran yang Anda dapat menguji test drive pertama, sebelum Anda bergabung. Yah berharap Anda mendapatkan bisnis Anda untuk mulai meningkat. Berharap Anda sukses luar biasa dalam bisnis Anda, amin

Sumber : http://nicolsportal.blogspot.com/2011/08/menjalankan-sistem-pemasaran-bisnis.html