Minggu, 07 Oktober 2012

Panduan Wirausaha: Inilah 13 Jurus Sakti Memulai Usaha

Menjadi wirausaha dan memulai bisnis sendiri adalah impian banyak orang. Sayangnya, banyak yang bingung harus mulai dari mana. Bingung juga harus bisnis apa, dan kapan sebaiknya memulai bisnis yang paling tepat.

Ribuan pertanyaaan berkelebat di benak, yang aslinya sih, bukan pertanyaan, tapi keragu-raguan. Pertanyaan-pertanyaan itu seperti: bisnis apa yang cocok buat saya? Kan, saya tidak punya modal nih. Aku Cuma punya modal 5 juta, usaha apa ya? Peluangnya bagaimana? Bagus gak sih? Dan lain sebagainya.

Oke, kali ini saya coba beberkan 13 jurus sakti untuk memulai jadi pebisnis tangguh, lebih tangguh dari si pejantan tangguhnya Sheila on 7 itu.

1. Mimpi sebagai Awal
A dream is where it all started. Bangunlah mimpimu! Ya, bangun mimpi dan pastikan saat bermimpi kamu tidak sedang tidur! Beneran. Setelah membangun mimpi, segera catat mimpi-mimpimu, sehingga jelas dan terencana. Lah, mimpi kok pake rencana? Iya, bahkan mimpipun harus dicatat dan dinyatakan, agar mudah mengukur pencapaiannya. Ingat, dari seorang pemimpilah semua hal tentang inovasi produk, cara pelayanan, jasa, dan ide bisa laku dijual dan sukses. Karena mimpi tidak ada batasnya, tidak bayar pula, mimpilah dengan berani, dan beranilah bermimpi besar. Dalam dunia mimpi, tidak ada yang tidak mungkin. Tidak ada yang tidak bisa. Semua serba mungkin, semua serba bisa!

2. Percaya dan Yakin
Percaya dan yakin bahwa Anda mampu untuk meraih mimpi dan kesuksesan. Andrie Wongso bilang,“Sukses adalah hak saya”. Karena keyakinan dan kepercayaan ini, segala kendala dan tantangan yang ada di depan akan mudah ditaklukkan, dan kamu merasa ringan saja melakukannya. Ya, harus YAKIN bisa!

3. Mulailah dari hal yang Anda sukai
Yup, temukan passion kamu. Passion itu adlah suatu hal yang jika kamu mengerjakannya, maka hasilnya lebih baik dari orang lain meski tidak dibayar. Atau, suatu pekerjaan yang kamu mampu lakukan berjam-jam, berlama-lama, saat orang lain bosan, kamu masih saja melakukannya.

Mulailah usaha dari hal-hal yang kamu sukai.Sehingga antusiasme akan terus terjaga, meski pada saat-saat sulit. Carilah passion kamu. Untuk menemukan passion, bisa baca artikel soal itu disini.

4. Ketahui dan Belajarlah Dasar-dasar Bisnis
Dasar-dasar Bisnis harus dipelajari, misalnya bagaimana melakukan hal ini: *BUY LOW, SELL HIGH, PAY LATE, COLLECT EARLY* (beli lebih murah, jual dengan harga tinggi, lakukan pembayaran di belakang, dan terimalah pembayaran di depan). Ilmu dasar berbisnis mutlak harus dipelajari. Aspek-aspek produksi, pemasaran, keuangan dan pengembangan bisnis adalah aspek utma yang harus diketahui.

5. Jangan Takut Mengambil Resiko
Orang sukses adalah pengambil resiko. Jadi bukan resiko yang harus dihindari, tapi bagaimana membuat agar resiko itu tidak terjadi. Bukan dihindari, tapi di manajemen, diatur sedemikian rupa agar resiko is not relevan! Pepatah bijak mengatakan “The Giant that you will be able to achieve is directly proportional to the risk taken“. Resiko selalu ada di setiap bisnis, bahkan disemua tindakan kita. Semua halada resikonya. Berani mengambil resiko adalah kunci awal dalam dunia usaha. Biasanya, berlaku hukum keseimbangan: Hi-Risk=Hi-Profit. Meski tidak selalu begitu. Tapi resiko terbesar adalah menunda action, karena pasti akan tertundapula suksesnya, dan lebih buruk lagi: Pasti gagal!

6. Carilah Guru, Penasihat Spiritual, dan Konsultan
Ini sangat penting, bergaullah dengan orang-orang yang tepat. Jika ingin jadi pengusaha sukses, banyaklah berteman dengan pengusaha yangterlebih dahulu sukses. Angkatlah mereka jadi ’mentor’. Anda tidak harus bilang ke orang tersebut untuk minta diajari, tapi dekatilah, belajarlah padanya. Cari juga Penasehat Spiritual dan Konsultan Bisnis. Artikel tentang Guru spiritual ada di sini dan tentang konsultan bisnis ada di sini.

7. Miliki Etos Kerja Pengusaha
Seorang pengusaha sukses pasti melakukan kerja lebih banyak dan lebih cerdas dari orang kebanyakan. Meski terlihat mereka tidak bekerjapun, sejatinya mereka berpikir dan bekerja terus-menerus. Bahkan, jauh lebih keras dan lebih banyak dari orang lain. Tanyalah hal ini pada mereka yang sudah sukses, pasti mereka meng-IYA-kannya. Tidak segera menyerah dengan kegagalan, ulang lagi,lakukan lagi…tak berhenti sampai berhasil. Seorang pengusaha, jika memperoleh penolakan dari calon pelanggannya, maka artinya: Belum oke, atau lain waktu pasti oke.

8. Bangunlah Network
Bersilaturahmilah. Bangunlah jaringan, cari teman sebanyak banyaknya. Jangan sekali-kali carimusuh. Perhatikanlah, jika ada barang dan jasa yang harganya sama, kualitasnya sama, maka orang akan cenderung memilih produk atau jasa dari orang yang sudah dikenalnya. Jaringan juga akan membantu anda mengembangkan usaha, memperluas pasar, bahkan membantu anda pada saat-saat sulit.

9. Berani Hadapi Kegagalan
Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha. Hadapilah dengan jantan! Gagal adalah sarana belajar. Habiskan jatah gagalmu saat muda, sukses pasti datang.

10. Action Now
Mulailah sekarang juga. Karena Bisnis yang baik adalah bisnis yang dibuka, bukan ditanyakan terus.

11. Buka Sekarang Juga
Bisnis itu disebut bisnis jika sudah dibuka, bukan diangan-angan.

12. Bukalah Bisnis Sekarang
Bisnis yang bagus itu adalah bisnis yang sudah dijalankan, bukan cuma dihitung-hitung melulu. Bisnis yang dihitung belum tentu dibuka, tapi bisnis yang dibuka, pasti dibuat perhitungannya.

13. Jangan Tunda, Sekarang saja
Menunda bisnis bagi saya adalah lampu merah. Makin lama ditunda, makin ragulah kita untuk memulainya. Dan makin jauhlah kemungkinan suksesnya.

Oke, semoga bermanfaat dan segera mambuka bisnis sendiri! Atau masih harus ditambah dengan 200 jurus lain?

Sumber : http://kampungwirausaha.com/panduan-wirausaha-inilah-13-jurus-sakti-memulai-usaha/

Kamis, 04 Oktober 2012

Tips Sukses Bisnis: Belajar Dari Pengalaman Orang Lain

Ingin mencapai kesuksesan dalam usaha bisnis yang dijalankan? Ada Banyak Tips Sukses Bisnis yang dikemukakan oleh para praktisi maupun ahli bisnis. Berbeda kepala mungkin akan berbeda tips sukses bisnis yang disarankan, tetapi ada nilai-nilai umum yang bisa dipakai sebagai pedoman sukses dalam bisnis. Bisnis merupakan perjalanan dan perjuangan panjang sebelum meraih kesuksesan dan keberhasilan. Tidak jarang sebelum menuai kesuksesan orang sukses harus terpuruk dalam kegagalan demi kegagalan yang tidak hanya menyakitkan tetapi melemahkan semangat untuk terus berjuang. Orang sukses adalah orang yang mampu bangkit dari kegagalan bukan orang yang tidak pernah gagal.

Kebanyakan orang sukses memang seperti itu, meski tidak semua orang sukses melalui jalan penderitaan dan kegagalan. Meski demikian kesuksesan sebuah bisnis membutuhkan perjuangan yang tidak kenal lelah. Inovasi, kreatifitas, kegigihan dan semangat pantang menyerah merupakan kunci-kunci sukses bisnis yang harus dipegang teguh.

Satu tips sukses bisnis adalah belajar dari pengalaman. Kata-kata bijak mengatakan, Pengalaman Adalah Guru yang paling baik. Demikian juga dengan bisnis, pengalaman mengalami kegagalan menjadikan pelaku bisnis bertambah matang dan mengerti, jika berhasil bangkit dari kegagalan tersebut. Pertanyaan selanjutnya “Apakah Harus Gagal dulu sebelum berhasil? Tidak ada orang yang ingin gagal, secara naluriah semua orang menginginkan usaha yang dijalankan selalu menuai keberhasilan demi keberhasilan. Tetapi dalam proses bisnis harapan tidak selamanya sesuai dengan kenyataan.

Untuk meminimalkan kegagalan dalam bisnis adalah belajar dari pengalaman orang lain. Pengalaman orang lain tidak hanya dari orang-orang sukses saja tetapi juga dari orang-orang gagal. Bagi pelaku bisnis pemula, pengalaman mengelola bisnis tentu saja belum dimiliki. Dengan Belajar dari orang lain kita bisa membuat analisa faktor-faktor penyebab kegagalan dan faktor-faktor pendukung keberhasilan usaha bisnis. Meski praktek langsung dengan melihat orang lain melakukan usaha, tetapi mempelajari pengalaman orang lain tetap memiliki arti yang cukup penting. Tips sukses bisnis dengan belajar dari pengalaman orang lain penting untuk meminimalkan resiko kegagalan, paling tidak tidak mengulangi kesalahan orang lain.

Bagaimana belajar dari orang lain? Banyak Cara bisa dilakukan untuk belajar dari kesuksesan orang lain. Cara sederhana adalah dengan bertanya dan melihat langsung kegiatan bisnis dari orang yang bersangkutan. Orang-orang yang telah mencapai kesuksesan biasanya sangat terbuka dalam memberikan informasi dan kiat-kiat sukses bisnis. Tips sukses bisnis yang diberikan langsung oleh sumber memiliki kekuatan sampai ke dalam hati dan fikiran kita. Pengalaman sukses yang dibagikan kepada orang lain tidak akan mengurangi kesuksesan itu sendiri, justru memperluas kesuksesan. Karena itu tidak salah bergaul dengan orang-orang seperti ini untuk belajar, bukan untuk mencari keuntungan sesaat.

Orang sukses biasanya memiliki buku biografi baik yang ditulis sendiri maupun ditulis orang lain, membaca biografi merupakan cara belajar menjadi orang sukses. Meski orang sukses adalah orang yang terbuka dan mau memberikan informasinya, tetapi kesibukan terkadang membuat kita sulit untuk bertemu, saat ini banyak kelompok usaha, instansi atau event organiser yang mengelola seminar Bisnis dan kewirausahaan yang menghadirkan pelaku-pelaku usaha sukses. Sangat baik memanfaatkan kesempatan seperti ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang akan bermanfaat untuk sukses bisnis anda.

Selain tips-tips sukses bisnis belajar dari pengalaman orang lain di atas, ada beberapa tips sukses dalam menjalankan bisnis:

1. Mengubah Pola Pikir, Tindakan manusia dikendalikan oleh cara berfikirnya, untuk sukses yang pertama kali harus diubah adalah cara berfikir kita. Pikiran harus dikondisikan dalam kondisi terdesak agar memacu tindakan menuju kesuksesan.

2. Keterampilan menangkap peluang Usaha, keterampilan tidak hanya berani tetapi juga jeli melihat peluang usaha yang prospektif dan tidak. Peluang usaha yang terlihat kecil tetapi bisa jadi menjanjikan keuntungan yang besar.

3. Melakukan Tindakan, meski pikiran menentukan tindakan tetapi tidak akan berarti apa-apa tanpa tindakan. Perubahan positif akan tercapai bila melakukan perubahan dengan tindakan nyata. Keberuntungan lebih berpihak kepada yang banyak mencoba dan melakukannya, bukan kepada orang yang berangan-angan melajukan dan tidak berbuat apa-apa.

4. Memilih Usaha yang belum terlalu banyak dilakukan orang lain. Memilih usaha yang belum banyak dilakukan orang lain meminimalkan persaingan (Threats dalam Analisis SWOT).

5. Memilih Bidang usaha yang menarik, semua orang pada dasarnya bisa melakukan apa saja tetapi pilihlah bidang usaha yang paling menarik minat kemudian ditekuni dan dilakukan dengan penuh kesungguhan. Hobi bisa menjadi peluang usaha jika ditekuni dengan sungguh-sungguh.

Selamat menjalankan usaha bisnis, semoga tips sukses bisnis sederhana tersebut bermanfaat. (Galeriukm).

Sumber : http://galeriukm.web.id/artikel-usaha/tips-sukses-bisnis-belajar-dari-pengalaman-orang-lain

Sabtu, 25 Agustus 2012

Pengenalan Studi Kelayakan Bisnis

Pengertian Studi Kelayakan Bisnis menurut Kasmir dan Jakfar (2003) adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha yang akan dijalankan, untuk menentukan layak atau tidaknya suatu bisnis dijalankan.tujuan utama dilakukan studi kelayakan bisnis ini tentunya yang akan berdiri bisa berjalan sesuai harapan baik dalam jangka pendek atau panjang serta untuk mengukur seberapa besar potensi usaha tersebut baik dalam situasi mendukung maupun situasi yang tidak mendukung.

Nah, sedangkan menurut wikipedia pengertian dari studi kelayakan bisnis adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek, baik itu dari aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya, dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan tidak dijalankan.

Studi kelayakan bisnis merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidak layak bisnis dibangun, tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang tidak ditentukan. Faktor yang membuat studi kelayakan bisnis ini mengalami kesalahan diantaranya: data dan informasi yang didapat kurang lengkap,tidak teliti, salah perhitungan, pelaksanaan pekerjaan salah, kondisi lingkungan sekitar maupun unsur sengaja oleh pembuatnya.

Beberapa persiapan sebelum menjalankan studi kelayakan bisnis:
1. Pengumpulan data dan informasi
2. Pengolahan data
3. Analisis data
4. Pengammbilan keputusan

Manfaat studi kelayakan bisnis:

* Pihak Investor
Sebelum menanamkan modalnya di perusahaan yang akan dijalankan investor akan mempelajari laporan studi kelayakan bisnis yang telah dibuat, karena investor memiliki kepentingan langsung tentang keuntungan yang akan diperoleh dan jaminan modal yang akan ditanamkan.

* Pihak Kreditor
Sebelum memberikan kredit pihak bank perlu mengkaji studi kelayakan bisnis dan mempertimbangkan bonafiditas dan tersedianya agunan yang dimilliki.

* Pihak Manajemen Perusahaan
Sebagai leader manajemen perusahaan juga memerlukan studi kelayakan bisnis untuk mengetahui dana yang dibutuhkan, berapa yang dialokasikan dari modal sendiri, rencana pendanaan dari investor dan kreditor.

* Pihak Pemerintah dan Masyarakat
Perusahaan yang akan berdiri harus memperhatikan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah agar dapat diprioritaskan untuk dibantu oleh pemerintah.

* Bagi Tujuan Pembangunan Ekonomi
Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional, karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional.

Penyusunan studi kelayakan bisnis perlu dianalisis manfaat yang akan didapat dan biaya yang ditimbulkan proyek terhadap perekonomian nasional, karena sedapat mungkin proyek dibuat demi tercapainya tujuan-tujuan nasional.

Tahapan studi kelayakan bisnis

Dalam melaksanakan studi kelayakan bisnis ada beberapa tahapan studi yang hendaknya dikerjakan, berikut beberapa tahapannya:

1. Penemuan Ide

Agar dapat menghasilkan ide proyek yang dapat menghasilakan produk laku untuk dijual dan menguntungkan diperlukan penelitian yang terorganisasi dengan baik serta dukungan sumber daya yang memadai. Jika ide proyek lebih dari satu, dipilih dengan memperhatikan:
* ide proyek sesuai dengan kata hatinya
* pengambil keputusan mampu melibatkan diri dalam hal-hal yang sifatnya teknis
* keyakinan akan kemampuan proyek menghasilakan laba.

Misalnya beberapa ide proyek yang lolos setelah dipilih adalah ide mengenai bisnis rental gaun pengantin, rental motor, rental computer.

2. Tahap Penelitian

Setelah ide proyek terpilih, dilakukan penelitian yang lebih mendalam dengan metode ilmiah:
* mengumpulkan data
* mengolah data
* menganalisis dan menginterpretasikan hasil pengolahan data
* menyimpulkan hasil
* membuat laporan hasil

Misalnya: berdasarkan contoh diatas telah ditentukan 3 macam ide proyek. Selanjutnya, ketiga ide proyek dikaji melalui aspeknya secara cukup luas dan mendalam untuk mendapatkan masukan untuk mengevaluasi ide-ide tersebut.

3. Tahap Evaluasi

Tahap evaluasi yaitu tahap membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar atau kriteria yang bersifat kuantitatif atau kualitatif.hal yang dibandingkan dalam evaluasi bisnis adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang diperkirakan akan diperoleh.

Ada 3 macam evaluasi:
* mengevaluasi usaha proyek yang akan didirikan
* mengevaluasi proyek yang akan dibangun
* mengevaluasi bisnis yang sudah dioperasionalkan secara rutin

Setalah dilakukan evaluasi terhadap ketiga ide proyek diatas, misalnya, ternyata hanya dua ide proyek yang dianggap fisibel, yaitu rental motor dan rental computer. Dalam evaluasi bisnis yang akan dibandingkan adalah seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat atau benefit yang akan diperkirakan akan diperoleh.

4. Tahap Pengurutan Usulan yang Layak

Jika terdapat lebih dari satu usulan rencana bisnis yang dianggap layak, perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang mempunyai skor tertinggi jika dibanding usulan lain berdasar kriteria penilaian yang telah ditentukan.

Dilakukan evaluasi terhadap kedua ide proyek, ternyata pengambilan keputusan hanya mampu mengerjakan satu ide proyek, misalkan ide proyek rental motor.

5. Tahap Rencana Pelaksanaan

Setelah rencana bisnis dipilih perlu dibuat rencana kerja pelaksanaan pembangunan proyek. Mulai dari penentuan jenis pekerjaan, jumlah dan kualifikasi tenaga perencana, ketersediaan dana dan sumber daya lain serta kesiapan manajemen.

Misalnya, setelah yang dipilih adalah rencana bisnis rental motor, maka pelaksanaan untuk membangun proyek bisnis rental motor serta rencana operasional rutinnya perlu disiapkan.

6. Tahap Pelaksanaan

Dalam realisasi pembangunan proyek diperlukan manajemen proyek. Setelah proyek selesai dikerjakan tahap selanjutnya adalah melaksanakan operasional bisnis secara rutin.

Agar selalu bekerja secara efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan laba perusahaan, dalam operasional perlu kajian-kajian untuk mengevaluasi bisnis dari fungsi keuangan, pemasaran, produksi dan operasi. Hasil evaluasi dapat dijadikan sebagai feedback bagi perusahaan untuk mengkaji ulang proses bisnis ini secara terus-menerus.

Aspek-Aspek Studi Kelayakan Bisnis

Proses analisis setiap aspek saling keterkaitan antara satua spek dan aspek lainnya sehingga hasil analisis aspek-aspek tersebut menjadi terintegrasi. Sebagai misal, ketika seorang peneliti tengah menganalisis aspek keuangan, hendaknya dia memanfaatkan hasiol analissis aspek-aspek lain, walaupun tetap dimungkinkan mencari data yang dibutuhkan sesuai dengan kebutahannya langsung dari lapangan. Untuk lebih jelas lihat gambar berikut;


Aspek Pasar

Pengkajian aspek pasar penting dilakukan karena tidak ada proyek bisnis yang berhasil tanpa adanya permintaan atas barang/jasa yang dihasilkan proyek tersebut. Pada dasarnya, analisis aspek pasar bertujuan antara lain untuk mengetahui berapa besar luas pasar, pertumbuhan permintaan, dan market-share dari produk bersangkutan. Pembahasan aspek-aspek studi kelayakan diawali dengan aspek pasar dan pemasaran.

Alasannya mengapa aspek ini diletakkan pada awal pembahasan sistematika studi kelayakan, antara lain:
* Produk yang dihasilkan perusahaan harus marketable. Jika tidak, sebaiknya kegiatananalisis studi kelayakan dihentikan.
* Kecenderungan permintaan atas produk yang akan dihasilkan harus menunjukkan adanya kenaikan. Jika menurun, sebaiknya proses studi kelayakan untuk pendirian dihentikan, kecuali jika tujuan objek studi adalah pengembangan.
* Kandungan material produk tidak mengandung unsur yang dilarang negara ataupun agama. Jika ada ditinjau dari aspek hukum, tidak akan direkomendasikan dan harus dihentikan.
* Aspek teknis dan kronologis sangat ditentukan oleh hasil rekomendasi aspek pasar, terutama yang berkaitan dengan pemilihan alat dan mesin.

2. Aspek internal Perusahaan

Didalam aspek internal perusahaan terbagi atas beberapa aspek:

Aspek pemasaran

Kegiatan perusahan yang bertujuan menjual barang atau jasa yang di produksi perusahaan kepasar. Oleh karena itu, aspek ini bertanggung jawab dalam menentukan ciri-ciri pasar yang akan dipilih. Analisis kelayakan dari aspek ini yang utama dalam hal;
* Penentuan segmen, target, dan posisi produk pada pasarnya.
* Kajian untuk mengetahui konsumen potensial, seperti perihal sikap, perilaku, serta kepuasaan mereka atas produk.
* Menentukan strategi kebijakan dan program pemasaran yang akan dilaksanakan.

Aspek Teknis dan Teknologi

Aspek teknis merupakan aspek yang berkenaan dengan pengoperasian dan proses pembangunan proyek secara teknis setelah proyek/bisnis tersebut selesai dibangun/didirikan. Berdasarkan analisis ini pula dapat diketahui rancangan awal penaksiran biaya investasi termasuk start up cost/pra operasional proyek yang akan dilaksanakan.

Studi aspek teknis dan teknologi akan mengungkapkan kebutuhan apa yang diperlukan dan bagaimana secara teknis proses produksi akan dilaksanakan. Untuk bisnis industri manufaktur, misalnya, perlu dikaji mengenai kapasitas produksi, jenis teknologi yang dipakai, pemakaian peralatan dan mesin, lokasi pabrik, dan tata-letak pabrik yang paling menguntungkan. lalu dari kesimpulan itu, dapat dibuat rencana jumlah biaya pengadaan harta tetapnya.

Aspek Sumber Daya Manusia

Aspek ini membutuhkan daya imajinasi tinggi untuk membayangkan bentuk organisasi apa yang akan dibangun kelak ketika berdiri. Setelah gambaran organisasi terbentuk dengan segala kelengkapannya, selanjutnya dianalisis proses pengadaan sumber daya manusianya untuk menduduki dan memegang bagian dan fungsi organisasi sesuai dengan yang direncanakan.

Aspek manajemen

Studi aspek manajemen dilaksanakan dua macam
Manajemen saat pembangunan proyek bisnis dan Manajemen saat bisnis dioperasionalkan secara rutin. Bahkan terjadi, banyak terjadi, bahwa proyek-proyek bisnis gagal dibangun maupun dioperasionalkan bukan disebkan karena aspek lain, tetapi karena lemahnya manajemen.

Aspek Keuangan

Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan.

Ada beberapa sumber data penting yang akan digunakan, yaitu:
* Data awal aspek pasar dan pemasaran berupa: proyeksi penjualan/permintaan, harga produk, dan anggaran (biaya) pemasaran.
* Data operasi dan produksi, berupa: rencana lokasi baik sewa maupun beli, harga pokok produksi (bahan baku, TKL, bahan pembantu), dan rencana pengadaan mesin, peralatan, teknologi yang digunakan.
* Data personalia, berupa: rencana biaya perekrutan, biaya pelatihan, biaya upah tetap, tunjangan-tunjangan, dan lain-lain.
* Legalitas, berupa: biaya notaris, biaya perizinan prinsip (misal, DepKeu, DepDag, DepAg, DepHut, DepHub, DepKeh, DepKes, DikNas dll), biaya perizinan operasional (Pemda).

Aspek ekonomi dan budaya

Berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek
tersebut :
* Dari sisi budaya, Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
* Dari sudut ekonomi, Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR, dll.
* Dan dari segi sosial , Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai, lalulintas semakin lancer, adanya jalur komunikasi, penerangan listrik dan lainnya, pendidikan masyarakat setempat.

Aspek Hukum dan Legalitas

Berkaitan dengan keberadaan secara legal dimana proyek akan dibangun yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk :

Perijinan :
Izin lokasi :
• sertifikat (akte tanah), • bukti pembayaran PBB yang terakhir, • rekomendasi dari RT / RW / Kecamatan
Izin usaha :
• Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.
• NPWP (nomor pokok wajib pajak), • Surat tanda daftar perusahaan, • Surat izin tempat usaha dari pemda setempat
• Surat tanda rekanan dari pemda setempat, • SIUP setempat, • Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan

Beberapa faktor yang dijadikan dasar dalam penilaian kelayakan, yaitu:
* Badan hukum apa yang paling sesuai untuk dijadikan bentuk formal badan usaha yang akan didirikan
* Komoditas usaha termasuk jenis barang dagangan (komiditas) yang diperbolehkan atau dilarang undang-undang
* Cara berbisnisnya melanggar hukum agama atau tidak
* Teknis operasional mendapatkan izin dari instansi/ departemen/dinas terkait atau tidak.

Aspek Dampak Lingkungan eksternal

Aspek dampak lingkungan merupakan analisis yang paling dibutuhkan pada saat ini, karena setiap proyek yang dijalankan akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap lingkungan di sekitarnya, antara lain:
* Dampak terhadap air
* Dampak terhadap tanah
* Dampak terhadap udara
* Dampak terhadap kesehatan manusia

Pada akhirnya pendirian usaha akan berdampak terhadap kehidupan fisik, flora dan fauna yangada di sekitar usaha secara keseluruhan.

Hasil studi kelayakan bisnis

Hasil studi kelayakan bisnis berupa dokumentasi lengkap dalam bentuk tertulis yang diperlihatkan bagaimana rencana bisnis memiliki nilai-nilai positif bagi aspek-aspek yang diteliti, sehingga akan dinyatakan sebagai proyek bisnis yang layak.

Sumber : http://putrajatim.blogspot.com/

Senin, 20 Agustus 2012

Etika Bisnis di Internet

Kemudahan serta kebebasan dalam memasarkan bisnis via internet menjadikan bisnis ini banyak di gemari oleh semua orang. Bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja walau tanpa harus bertatap muka membuat para internet marketer seolah-olah bisa melakukan apa saja yang mereka mau.

Siapa sih yang nggak mau beralih profesi dari pebisnis konvensional menjadi pebisnis internet melihat cara kerja yang demikian !

Tapi siapa sangka dibalik kemudahan dan kebebasannya banyak orang menyalahgunakan teknologi yang satu ini. Hal ini terlihat dari banyaknya situs-situs yang melakukan SCAM (penipuan online), pemerasan tanpa disadari, dan semua bentuk kejahatan yang dilakukan di dunia maya.

Salah satu yang menjadi penyebabnya adalah mereka meninggalkan yang namanya ETIKA BISNIS.

Dalam menjalankan bisnis internet, etika merupakan kunci yang harus tetap dijaga walau tidak bertemu orang secara langsung, ini demi menjaga hubungan yang baik antara penjual dan pembeli sehingga internet marketing yang kita lakukan akan berjalan awet tanpa merasa dirugikan antara pihak satu dengan yang lain.

Berikut beberapa point penting etika yang harus dimiliki oleh pebisnis Internet:

# Jujur

Kejujuran merupakan sikap yang harus di punyai oleh setiap pebisnis internet. Siapapun tahu kalau di UU negara dan agama sangat menjunjung tinggi yang namanya kejujuran.

Jujur dalam bisnis internet bisa meliputi apa saja yang disampaikan, seperti pembuatan sales letter yang sesuai dengan konten, sebab selama ini banyak pengaduan-pengaduan yang menyatakan banyaknya penjual ebook yang hanya menjual mimpi setinggi langit tapi konten yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan.

Tentu saja ini membuat konsumen kecewa dan berang yang pada akhirnya hanya merugikan penjual ebook itu sendiri karena pembeli yang merasa tertipu tadi bercerita keberbagai forum yang isinya tentu saja menjatuhkan si pemilik produk.

Atau jika sebagai pemasar (affiliate) tidak mengada-ngada ketika merekomendasikan suatu produk yang bisa menjerumuskan orang terhadap info yang diberikan dan lain sebagainya.

Jika sikap jujur ini telah benar-benar dilaksanakan, maka akan tumbuh yang namanya sikap saling percaya dan tentu saja akan menguntungkan semua pihak, bahkan lawanpun menjadi kawan.

# Tanggung Jawab

Sebagai pengelola maupun pemilik jasa suatu layanan, tanggung jawab merupakan sikap yang wajib dimiliki. Karena ini menyangkut kredibilitas kita juga melibatkan kepuasan konsumen.

Semakin kita cepat dan tanggap dalam memberikan respon yang diadukan pelanggan semakin konsumen merasa puas dengan service yang kita berikan.

Jika pelanggan telah puas dengan layanan yang kita berikan, mereka akan berbicara kesana-kemari dan merekomendasikan produk maupun jasa kita, dan pada akhirnya sikap tanggung jawab tersebut akan menguntungkan pada diri kita sendiri sebagai pengelola.

# Sabar

Kadangkala sesuatu yang kita inginkan belum tercapai, kita keburu berbuat tindakan penyelewengan (nekat) yang melanggar aturan. Contoh kecil jika kita mengikuti progam bisnis gratis PPC (pay per click), karena tidak kunjung mendapatkan trafik dan minimnya orang yang mengklik iklan yang kita sediakan, iklan tersebut malah kita klik sendiri.

Selain merugikan orang lain lain juga merugikan diri kita sendiri, karena account akan dibanned dan kita sebagai publisher dikeluarkan dari program tersebut

Memang tidak mudah menjadi pebisnis internet, dibutuhkan sikap sabar dan ketekunan dalam menghadapi situasi sesulit apapun, karena apapun bentuk suatu pekerjaan jika tidak dilandasi sikap sabar maka niscaya hasilnya tidak akan memuaskan.

Sebuah kalimat kata yang sangat menarik, ”Kadar kesungguhan seseorang sebanding dengan hasil yang ia dapatkan. Semakin tinggi tingkat usahanya semakin besar hasil yang didapat, sebaliknya semakin rendah usaha seseorang maka hasilnyapun juga akan rendah”

Sumber : http://www.centraldata.co.id/

Minggu, 19 Agustus 2012

10 Rahasia Sukses Si Bos

Tantangan dan kegagalan mungkin adalah makanan sehari-hari bagi para atasan. Dipromosikan menjadi atasan butuh trik tertentu. Ini adalah 10 rahasia para atasan dalam kemajuan jenjang karier mereka. Yuk intip satu per satu, siapa tahu bikin Anda cepat menjadi bos.

1. Bermain aman bisa menjadi bumerang.
Sebagian orang mungkin akan berfikir berkali-kali untuk mengambil risiko dalam menjawab tantangan. Yang penting pekerjaan kita selesai dengan baik. Padahal rasa aman seperti ini bisa menjebak dan menghambat kemajuan kita sendiri. Kita memilih bermain aman dengan apa yang hanya kita kuasai dan tidak ingin repot beranggung jawab. Sehingga mungkin saja posisi menjadi atasan atau prestasi kerja kita 'tersalip’ oleh sang junior. Tinggal kita yang gigit jari.

2. Kegagalan adalah keberhasilan
Terkadang konsekuensi dari kegagalan atau tantangan tidak se-menakutkan apa yang dipikirkan. Tergantung dari sudut pandang kita melihatnya. Bagi sebagian orang kegagalan adalah keberhasilan. Maksudnya, paling tidak kita berhasil menantang diri untuk mengambil risiko dan bertanggung jawab terhadap apa yang kita lakukan. Lebih baik gagal daripada tidak mencoba dan tidak melakukan apa-apa, kan? Poin yang paling penting bukan seberapa banyak kita gagal, tapi bagaimana kita bisa bangun dari kegagalan dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

3. Satu Langkah ke Depan
Ditunjuk atau dipromosikan menjadi seorang atasan bukan ditentukan dengan cara undian. Bila Anda ingin jenjang karier Anda terus menanjak, begitu pula usaha Anda untuk mencapai target. Jika semua orang berusaha 100 pesen, Anda harus berusaha 200 persen. Persiapkan rencana cadangan terhadap proyek yang Anda lakukan. Berfikir satu langkah ke depan dalam mengerjakan rencana Anda. Ini untuk mengantisipasi kegagalan. Jadi, bila Anda ternyata menemui kegagalan, Anda tidak tertinggal terlalu jauh dalam mengejar target Anda.

4. Self control
Terkadang di dalam lingkungan kantor ada beberapa hal yang tidak bisa Anda kendalikan. Misalkan Anda berada satu kelompok dengan seseorang yang malas, egois, bossy, tapi kelompok Anda harus tetap perform. Atau bos Anda adalah seseorang yang tidak bisa diajak berdiskusi. Hal-hal seperti ini bisa membuat Anda pusing tujuh keliling, emosi, dan sulit untuk bekerja maksimal. Cara mengantisipasinya adalah bersikap tenang, berfikir terbuka, dan coba untuk fleksibel. Sebelum keadaan yang mengendalikan Anda, lebih baik kendalikan diri Anda sendiri dan bekerjasama dengan keadaan.

5. Banyak bertanya
Mungkin kita sering takut untuk bertanya karena takut dianggap bodoh. Dengan bertanya tentang sesuatu, kita telah mengambil langkah untuk memahami sesuatu. Namun jika kita tidak bertanya, kita menyimpan ketidaktahuan tersebut. Sehingga pengetahuan kita menjadi terbatas dan tidak bisa belajar. Padahal proses belajar sangat penting dalam mengembangkan kemampuan.

6. Pastikan benar
Jika Anda sudah selesai dalam mengerjakan suatu laporan, jangan buru-buru menyerahkan ke atasan agar cepat bebas dari tanggung jawab. Periksa sekali lagi seluruh pekerjaan Anda jangan sampai ada yang tertinggal atau salah. Ketika seseorang diangkat jengjang kariernya, ketelitian dan keakuratan dalam bekerja sangat diperhitungkan. Jadi, jika pekerjaan Anda banyak revisinya, hati-hati. Mungkin atasan Anda jadi berfikir dua kali untuk mempromosikan Anda.

7. Mendapatkan perhatian si bos
Pastinya bukan dengan cara datang terlambat setiap hari atau membawakan sarapan untuk si bos setiap hari. Tapi dapatkan perhatiannya dengan prestasi yang Anda hasilkan. Sesekali juga boleh berdebat dengannya dengan cara yang cerdas disertai alasan yang meyakinkan, bukannya selalu setuju dengan apa yang bos katakan. Dengan begitu ia akan ingat kepada Anda dan melihat potensi yang Anda miliki. Jika ia terkesan, bisa jadi Anda yang pertama kali terlintas ketika si bos ingin merekomendasikan seseorang untuk diangkat.

8. No surprises
Jangan pernah beri kejutan untuk bos Anda. Maksudnya, jika Anda punya berita buruk tentang perusahaan, katakan dengan tenang. Begitu pula jika Anda mengabarkan prestasi yang baik. Jangan sampai atasan Anda mengetahuinya secara tiba-tiba, dan dari orang lain pula. Hindari membuat ‘gerakan’ atau keputusan yang mengejutkan. Karena si bos biasanya sudah mengatur rencana perusahaan jauh ke depan. Anda tidak mau kan menjadi orang yang disalahkan karena merusak rencana si bos?

9. Break the Rule
Sesekali tidak salah mendobrak aturan yang ada. Asalkan itu bisa meningkatkan skill dan kemampuan kita. Misalnya, jika kita diam-diam memiliki side job yang berbeda dengan pekerjaan kita di kantor. Misalnya Anda bekerja sebagai marketing officer, Anda bisa sambil bekerja sebagai penerjemah novel. Pendapatan bertambah, skill bahasa Anda meningkat, baca novel gratis pula, hehe. Jadi, jika Anda memiliki ide yang sedikit gila dan berada di luar aturan yang ada, jangan takut untuk mencoba mewujudkannya.

10. Penampilan
Cara kita berpenampilan diperhitungkan dan membuat orang lain menilai kita dengan cara yang berbeda. Kita bisa dihargai orang lain karena prestasi kerja, namun kita juga bisa tidak dihargai karena penampilan kita. Penampilan memang bukan segalanya, tapi kita akan dianggap menghargai orang lain apabila bisa menyesuaikan diri dengan situasi, apa yang kita kenakan, dan pembawaan diri kita.

Sumber : http://female.kompas.com/

Rabu, 15 Agustus 2012

Peluang Usaha Eceng Gondok

Eceng Gondok yang mempunyai nama Latin Eichhornia Crassipes ini adalah gulma bagi perairan, biasanya Waduk, Rawa dan Situ. Eceng gondok dengan cepat berkembang di tempat yang perairannya terkena limbah karena bisa mengikat logam berat dalam air seperti besi, seng, tembaga, serta raksa. Karena perkembangannya sangat pesat, jika didiamkan, eceng gondok dapat menyebabkan perairan menjadi dangkal karena sedimentasi. Meskipun demikian, Eceng Gondok dapat dimanfaatkan menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

Peluang Usaha Eceng Gondok dapat di buat seperti produk berikut ini.

1. Sebagai Bahan Kerajinan Tangan - Handcraft

Eceng gondok dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan tangan eceng gondok yang cantik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Nilai jual sebuah tas cantik dari Eceng Gondok misalnya, biasa di hargai antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000. Bahkan di beberapa gerai bisa mencapai Rp 80.000, tentu saja dengan kreativitas dan kualitas yang tinggi. Eceng Gondok juga bisa di jadikan furniture sebagai pengganti rotan, harganya tentu saja lebih tinggi. Yaitu bisa mencapai Rp 5.000.000 hingga Rp 15.000.000 per set, pasar eksport-pun juga masih terbuka luas.

Tapi pembuatan kerajinan tangan Eceng Gondok butuh proses yang agak lama, berikut langkah langkahnya.
1) Pisahkan pangkal tangkai eceng gondok, setelah itu keringkan sekitar dua minggu.
2) Sesudah eceng gondok kering, bentuk kepangan kepangan panjang.
3) Eceng gondok pun sudah siap dianyam menjadi barang kerajinan tangan yang diinginkan, mulai dari tas cantik, pot bunga, tempat pensil, tempat sampah, kotak tisu, topi anyaman , perlengkapan dapur, sampai furniture.
4) Agar lebih meningkatkan daya tarik, hasil anyaman dapat dicat dan dipernis. Kreativitas anda dalam membuat desain sangat di perlukan agar hasil kerajinan tangan yang dihasilkan dapat menarik dan berkualitas serta memiliki nilai jual yang tinggi.

2. Sebagai Pakan Hewan Ternak
Bila Eceng gondok digunakan sebagai pakan ternak, eceng gondok mesti diolah terlebih dahulu sebab memiliki kandungan serat kasar yang tinggi. Salah satunya diolah terlebih dahulu melalui teknik fermentasi. Dalam proses ini, eceng gondok diolah menjadi tepung, kemudian difermentasi secara padat dengan bantuan campuran mineral serta mikroba Trichoderma harzianum yang dilakukan selama empat hari dalam suhu ruang.

Teknik fermentasi ini dapat meningkatkan nilai gizi yang terdapat didalam eceng gondok. Protein kasar meningkat sebesar 61,81 % (6,31 ke 10,21 persen) serta serat kasar turun hingga 18 % (dari 26,61 ke 21,82 persen). Bila diberikan kepada ayam, eceng gondok hasil fermentasi ini tidak menyebabkan pengaruh yang berbeda secara nyata terhadap konsumsi, konversi pakan, bobot hidup, lemak abdomen, persentase karkas, serta bobot organ pencernaan, walau terdapat kecenderungan penurunan nilai gizi pada peningkatan produk fermentasi eceng gondok. Karena itu, eceng gondok hasil fermentasi bisa dicampurkan hingga 15 % didalam pakan ayam pedaging.

3. Sebagai Bahan Pembuatan Biogas
Eceng gondok ternyata juga dapat dijadikan bahan baku bagi pembuatan biogas. Proses pembuatannya pun sangat mudah dan tidak menimbulkan bau apa pun, tak seperti biogas dari kotoran makhluk hidup. Yang harus dipersiapkan yaitu drum bekas yang sudah dimodifikasi. Selain itu, kita juga butuh pipa pengalir serta kantong plastik atau drum guna menampung gas hasil dari eceng gondok yang telah dibusukkan. Berikut ini langkah langkahnya.
1) Eceng gondok basah dicacah kecil kurang lebih 1 cm, kemudian dimasukkan ke dalam drum modifikasi, serta ditambah air. Dengan perbandingan 1 : 1.
2) Sesudah dianggap cukup, diamkan selama seminggu. Kemudian, buka keran yang ada di atas drum modifikasi guna mengeluarkan oksigen.
3) Untuk melakukan test apakah ada gas atau tidak, nyalakan korek api di dekat keran. Bila menyala, segera salurkan gas tersebut ke plastik atau drum tempat menampung gas. Dari tempat menampung inilah gas bisa disalurkan ke kompor. Kita dapat menggunakannya untuk memasak dan keperluan lain.
4) Agar menambah kekuatan semburan gas, letakkan batu besar di atas penampung gas untuk menekannya. Banyaknya gas bergantung pada seberapa banyak jumlah eceng gondok yang kita masukkan. Sebagai gambaran, eceng gondok seberat 200 kg bisa menghasilkan biogas yang cukup bagi keperluan seminggu dengan pemakaian 1,5 jam / hari. Selain lebih irit ongkos, biogas dari eceng gondok juga aman dari kemungkinan kebocoran gas.

4. Sebagai Bahan Baku Pembuatan Briket
Berikut ini cara pembuatan briket dari eceng gondok.
1) Cincang eceng gondok seukuran ujung ruas jari, kemudian jemur selama 3 hari sampai kering. Bila cuaca mendung, proses penjemuran dapat memakan waktu sampai 5 hari.
2) Campurkan cincangan eceng gondok kering dengan cairan kanji sebagai pengikat. Perbandingannya 80 : 20. Larutan kanji ini berfungsi untuk merekatkan partikel - partikel dalam bahan baku sehingga briket yang didapat cukup padat.
3) Cairan kanji yang di gunakan sebagai pengikat berbahan dasar organik menghasilkan abu yang lebih sedikit saat briket di bakar atau di gunakan dan umumnya merupakan bahan perekat yang efektif. Mencampurnya hendaknya dilakukan saat kanji masih berupa tepung supaya tidak menggumpal. Kanji ditaburkan di atas cacahan terlebih dahulu, baru kemudian diberi air hingga kental.
4) Setelah itu campuran ini dibentuk bulat seukuran bakso dengan cara meremas - remas menggunakan telapak tangan. dapat juga menggunakan alat pres briket. Sesudah berbentuk bulatan, bahan briket dikeringkan lagi menggunakan cara dijemur sinar matahari selama tiga hari.
5) Tahap akhir adalah karbonisasi. Karbonisasi adalah suatu proses yang penting pada pembuatan briket eceng gondok supaya didapat struktur rantai karbon yang lebih panjang. Semakin panjang rantai karbon, hasil pembakaran yang didapat lebih sempurna atau lebih panas serta bersih. Pada proses pembakaran atau, kompor kaleng harus dalam keadaan tertutup. Pada bagian atas diberi lubang dengan diameter sekitar 4 cm, sebagai jalan masuk oksigen yangmerupakan syarat terjadinya pembakaran. Pada kondisi kaleng yang hampir tertutup ini, akan terjadi akumulasi asap pembakaran yang bisa meningkatkan kadar karbon briket. Sesudah melewati tahap karbonisasi, briket eceng gondok siap digunakan.

Selain menggunakan tungku atau kompor kaleng, briket eceng gondok ini juga dapat digunakan menggunakan tungku tanah liat. Tapi terdapat kelemahan, abu sisa pembakaran mudah beterbangan serta terhirup ke pernapasan. Solusinya, masyarakat agar menggunakan kompor briket dengan memanfaatkan kaleng bekas cat tembok.

Cara pembuatannya sederhana, 2 kaleng cat tembok bekas direkatkan bertumpuk. Pada kaleng bagian bawah dibagi dua dengan penyekat berlubang - lubang. Penyekatan kaleng bagian bawah dimaksudkan guna meletakkan briket di bagian atasnya, serta sisa abu pembakaran bisa ditampung di dasar melalui sekat berlubang. Sedangkan pada kaleng bagian atas digunakan untuk menyangga panci atau kuali.

Anda dapat menggunakan Eceng gondok sebagai salah satu peluang usaha eceng gondok seperti di jelaskan di atas, fokuslah terhadap salah satu jenis usaha eceng gondok terlebih dahulu, bila sudah cukup sukses baru bisa menggunakan eceng gondok sebagai usaha lainnya.

Sumber Refferrensi:
Penelitian Cita Indah, mahasiswi Jurusan Teknik Kimia ITS
http://ukmkecil.com/peluang-usaha/peluang-usaha-eceng-gondok

Sabtu, 11 Agustus 2012

Tips Membuka Usaha Salon

Merintis usaha salon kecantikan ternyata gampang-gampang susah. Perlu trik-trik tertentu agar pengelolaannya bisa mendatangkan untung. Simak tips dari detikFinance dan Shildt Financial Planner berikut: Pertanyaan berikut berasal dari dua pembaca detikFinance, dengan topik yang sama, yakni mengenai pengelolaan bisnis salon kecantikan.
1. Saya tertarik buka usaha dibidang kecantikan, khususnya salon. Permasalahannya, saya benar-benar baru dalam masalah buka usaha sendiri atau wiraswasta, ditambah modal yang tidak banyak.
Pertanyaan saya berikut ini:
a. Berapa rata-rata modal untuk membuka usaha salon kecantikan untuk pangsa pasar menegah ke bawah?
b. Modal saya sangat terbatas, bagaimana caranya agar saya bisa terjun ke bidang ini dengan resiko yang kecil. Apakah dengan cara meminjam ke bank? atau dengan 'menanam' modal ke usaha salon yang sudah berjalan?
c. Saya belum pernah meminjam uang ke bank untuk usaha bisnis atau apapun. Bagaimana caranya, atau syarat-syarat apa saja yang perlu dilalukan?

2. Saya baru buka usaha salon, dan dikerjakan oleh karyawati profesional, tanpa sewa tempat, karena lokasi di sebelah rumah, yang saya tanyakan seberapa lama dan seberapa wajar, usaha itu dikatakan sehat, mengingat saat ini kami masih mencari pelanggan.

Jawaban:
1. Jenis usaha seperti ini sangat bergantung kepada keahlian tenaga kerjanya, khususnya pekerja yang melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan kecantikan itu sendiri. Sedangkan Modal ditentukan oleh fasilitas dan sarana yang tersedia pada Salon Anda tersebut.

a. Oleh karena itu saya menyarankan agar Anda lebih berhati-hati dalam menentukan nilai Modal mengingat Anda baru pertama kali berusaha dan keterbatasan dana tersedia. Mungkin akan lebih bijaksana jika Anda bisa memanfaatkan ruangan yang ada di tempat tinggal Anda dibandingkan jika harus menyewa atau membeli tempat usaha. Apalagi ditambah dengan keperluan biaya renovasi atas ruangan usaha Salon baik tampak luar maupun tampak dalam. Dengan menggunakan rumah sendiri maka tidak diperlukan banyak renovasi dan pembelian furniture serta pernik-pernik interior yang baru. Jadi modal yang diperlukan bisa diminimalisasi dengan hanya membeli peralatan Salon seperti peralatan cuci rambutnya, alat-alat potong rambut, pengering rambut, seting rambut, perawatan kuku dan jari tangan maupun kaki dll. Dan tentunya juga untuk membeli bahan-bahan kosmetika yang kira-kira akan banyak diminati pelanggan. Sedangkan untuk pembayaran tenaga kerja bisa dilakukan dengan sistim Gaji tetap yang nilainya tidak terlalu besar tapu cukup untuk menutupi biaya transportasi dan konsumsi saat kerja. Ditambah dengan Bonus yang besarnya ditentukan berdasarkan Pendapatan Usaha, khususnya yang dilakukan oleh si karyawan. Nilai Bonus ini bervariasi dan bisa sangat besar jumlahnya (tergantung kepada berapa banyak pelanggan bisa diraih) sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup karyawan.

b. Cara di atas sangat bermanfaat untuk minimalisasi risiko, selain itu risiko juga bisa diperkecil dengan tidak terlalu banyak mempekerjakan karyawan, apalagi jika tenaga ahli pada saat awal berusaha dilakukan oleh Anda sendiri. Buka usaha sendiri akan lebih banyak membutuhkan Modal dibandingkan jika 'Menanam' uang di Salon yang sudah beroperasi. Tapi tentunya potensi Nilai Keuntungan yang bisa diraih juga akan lebih besar jika berusaha sendiri. Selain itu Kontrol atas pengelolaan usaha dilakukan oleh Anda sendiri. Jadi rentang skala resiko sangat tergantung kepada bagaimana Anda menghitung dan mengelolanya, bisa rugi besar namun juga bisa untung besar.

c. Meminjam uang di bank dipertimbangkan atas beberapa hal yang akan menjadi penilaian pihak bank dalam memutuskan pemberian pinjaman, yaitu sbb : kemampuan mengembalikan uang, jaminan atas nilai pinjaman yang bisa dipakai untuk melunasi pinjaman dalam kondisi terburuk, reputasi dan perilaku peminjam yang diperlukan bank untuk menilai apakah peminjam dapat dipercaya dan memang punya niat untuk melunasi hutang, kelayakan bisnis usaha sehingga cicilan hutang dapat dipastikan tidak akan menunggak atau tidak terbayar, tingkat resiko jenis usaha yang dijalankan dll. Jadi persyaratan untuk pinjam uang membutuhkan Kolateral atau Jaminan, mengajukan Proposal perhitungan kelayakan bisnis dan proyeksi pendapatan serta anggaran pengeluaran, juga kepercayaan pihak bank kepada pengalaman peminjam dalam menjalankan usaha serta kemampuannya mengelola bisnis, serta berapa Modal Awal yang kita miliki sebagai Dana untuk mendirikan dan membangun bisnis Salon.

2. Sebuah bisnis dikatakan sehat jika Pendapatan yang diperoleh bisa untuk memenuhi Total Pengeluaran, dan masih ada sisa yang menjadi Keuntungan bagi pemodal. Nilai keuntungan tersebut idealnya harus lebih besar dari nilai bunga yang bisa diperoleh jika uang modal tersebut disimpan di bank.

Namun pada awal pendirian usaha biasanya membutuhkan waktu untuk mendapat jumlah pelanggan yang sesuai dengan keinginan dan perhitungan proyeksi keuangan bisnis tersebut. Oleh karena itu biasanya Investor memasukkan Biaya Pengeluaran setahun (12 bulan) sebagai bagian dari Modal Kerja yang harus disediakan dengan kondisi Jumlah Pelanggan yang sangat minimum. Namun tentunya penentuan rentang waktu akan sangat berpengaruh pada Jumlah Modal yang dibutuhkan, jadi kita harus berpacu dengan waktu untuk memasarkan jasa pelayanan yang disediakan kepada masyarakat sekitar tempat usaha sehingga bisa meraih Pendapatan yang dapat mengurangi Modal Kerja yang sudah dianggarkan. Salam Joannes Widjajanto-Shildt Financial Planner

Sumber : http://finance.detik.com/