Minggu, 24 Juli 2011

Memenangkan Persaingan Di Industri Yang Kompetitif

Strategi Bisnis Anda kali ini akan mencoba membahas bagaimana memenangkan persaingan di industri yang kompetitif, bahkan hypercompetitive. Sebagian besar industri, terutama yang menyasar masyarakat kebanyakan (B2C, business to consumer), biasanya juga memiliki pemain yang banyak. Dalam industri seperti ini, persaingan akan ketat, nah kali ini kami akan membahas bagaimana menghadapi dan memenangkan persaingan di dalamnya.

1. Strategi pertama, change the game. Ubah aturan dasar permainan. Gunakan model bisnis terbaru, yang tidak sama dengan yang sudah ada. Boleh produk yang benar-benar baru, cara pemasaran yang baru, value consumer yang baru, dan lain sebagainya. Kalau sudah baru, permainan bisa diubah oleh anda. Ukurannya? Lihatlah bisnis model anda. Kalau sudah benar-benar berbeda, anda sudah mengubah bagaimana para pemain bermain dalam industri.

2. Strategi kedua berfokus pada investasi. Baik jangka pendek maupun jangka panjang. Artinya, harus selalu ada retained earnings yang ditahan dari net income perusahaan. Kuncinya? Ya pricing yang tepat dan kuantitas produk terjual yang juga maksimal. Pricing yang tepat akan memberikan posisi yang tidak sama pada produk/jasa anda dibandingkan dengan kompetitor, sekaligus memberi nafas perusahaan anda untuk tahun depan dan beberapa tahun setelahnya. Jangan biarkan perusahaan anda ikut terjebak dalam perang harga. Tentu, strategi retained earnings harus diikuti dengan strategi investment yang pas untuk perusahaan.

3. Strategi berikutnya adalah lindungi cash cow dan stars anda dari kepungan kompetitor. Caranya, adalah dengan menciptakan brand produk/jasa yang menyerupai lawan. Tapi brand ini harus berbeda dari brand cash cow dan brand stars anda. Tujuannya supaya tidak terjadi brand canibalism. Harus berbeda dari segi harga, value yang diberikan, dan lain sebagainya. Kunci utamanya memang bagaimana fighting brand menyerupai brand competitor. Tentu, ada batasnya melakukan strategi ini. Jangan sampai brand manager bingung dengan kehadiran brand yang terlalu banyak tapi tidak efektif.

Strateginya cuma ada 3, tapi tetap harus diingat. Bahwa tidak ada taktik yang terus-menerus berhasil. Ekstrimnya, taktik yang sudah berhasil pun, belum tentu akan berhasil (lagi). Ketiga strategi di atas akan bertahan untuk beberapa waktu, sampai salah satu pemain berhasil mengubah bagaimana permainan dimainkan. Karena, kompetisi bisnis, tidak pernah benar-benar mencapai finish.

Kuncinya, adalah fleksibilitas tim dalam merumuskan dan menerapkan strategi baru. Selain itu, mental dan karakter leadership yang kuat dalam perusahaan, akan ikut menentukan kepemimpinan perusahaan anda dalam industri yang hypercompetitive. Finish sesaat terjadi di akhir tahun, tapi itu belum benar-benar terjadi, sampai industri itu sendiri mencapai kejenuhan (maturity) dan penurunan (decline)-nya.

Sumber : http://strategibisnisanda.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar